Makhluk Misterius Penghisap Darah di Taput, Bukan Binatang Malam

editor -1 views

TAPANULI UTARA – Sejumlah lembaga masih terus melakukan penyelidikan matinya ratusan ternak warga oleh makhluk misterius penghisap darah di Pertompulon, Desa Pohan Tonga, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara. Termasuk Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut. Hasil sementara makhluk misterius tersebut memiliki lima cakar dan bukan binatang malam.

Hal itu dikatakan Kepala Seksi BBKSDA Sumut Wilayah IV Tarutung, Manigor Lumbantoruan. “Berdasarkan keterangan pemilik ternak yang dimangsa, binatang pemangsa ini tak hanya beraksi di malam hari saja, sebab sejumlah ternak ayam dan bebek juga dimangsa pada siang hari,” terang Manigor seperti dikutip dari Antara, Minggu (21/6/2020).

Kata dia, hal tersebut diketahui berdasarkan keterangan Saut Simanjuntak, pemilik ratusan ternak yang dimangsa, saat sejumlah ternak bebek dan ayamnya beberapa kali ditemukan terbujur mati pada siang hari, sekira pukul 13.00 WIB, dan pukul 15.00 WIB.

“Jadi kesimpulan sementara, pemangsa ini bukan binatang malam yang hanya beraksi pada malam hari saja,” sebut Manigor.

Meski pemangsa diketahui mampu beraksi siang dan malam hari, namun pihak BBKSDA setempat belum bisa menyimpulkan jenis binatang yang hanya mengisap darah mangsanya itu.

Sebelumnya, kata Manigor, saat mangsanya masih kategori ternak ayam, atau bebek, kemungkinan pemangsa jenis musang dimungkinkan sebagai dalang utama.

Namun, saat mangsanya adalah ternak babi yang memiliki bobot berat hingga puluhan kilo, jenis beruang dimungkinkan sebagai pemangsanya.

Manigor juga menemukan fakta, jejak cakar yang ditemukan di lokasi kejadian, pemangsa memiliki lima cakar.

“Hasil penelitian sementara, dari jejak cakar yang tertancap, pemangsa memiliki lima cakar,” ungkap Manigor.

Dikatakan, bekas cakaran tersebut ditemukan di permukaan tanah, dan sejumlah media lainnya, di sekitar lokasi kejadian.

“Namun, untuk jenisnya, kita belum bisa menyimpulkan sebelum makhluk tersebut bisa ditemukan,” ujarnya. (red)

Berikan Komentar