5 Orang Komplotan Pencuri Uang Dalam Mobil Dicokok, 1 Tewas Didoor  

editor -19 views

MEDAN|MediatorPost: Komplotan spesialis pencuri uang dari dalam Mobil yang acap kali beraksi di Wilayah Sumatera Utara, dengan modus operandi bocorkan kendaraan calon korban, kini berhasil dicokok Ditreskrim Polda Sumut.

Hal itu dipaparkan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera (Kapolda Sumut) Irjen Pol Drs Martuani Sormin di RS Bhayangkara Medan, Jumat (28/8) sekira Pukul 15.30. “Pihaknya berhasil menangkap 5 pelaku spesialis pencuri uang dan barang berharga lainnya dari dalam mobil yang sedang terparkir karena mengalami ban bocor,” ungkapnya.

Berbekal informasi rekaman CCTV, lanjut  Kapolda, tim melihat salah satu sepeda motor yang digunakan pelaku berada di Hotel Mutiara Kandis Provinsi Riau. “Dari hasil pemantaun, akhirnya tim melihat para pelaku keluar dari hotel dan segera mengamamlan ke lima pelaku,” jelas Irjen Pol Drs Martuani Sormin.

Tapi pada saat melakukan pengembangan di Kota Siantar, jelas Martuani, Tejar als Tarjo, Awaluddin als Udin, Dodi Cotriko als Dodi,  Heriansyah als Yansa dan Suwarto Alias Warto melakukan perlawanan, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dan satu dari lima pelaku tewas.

“Hasil interogasi kepada para Pelaku,  Tarjo, Udin, Dodi, Yansa mengakui perbuatannya di Wilayah Sumatera Utara, sementara Warto tidak ikut dalam aksi pencurian di Provinsi Sumatera Utara melainkan di Provinsi Sumatera Barat,” tambah Kapolda.

Beberapa lokasi yang pernah dilakukan oleh para pelaku antara lain di Jalan Batu Jong Kel. Parapat Kec. Girsang Bolon Kab. Simalungun, Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Kartini Kecamatan Rantau Prapat Tengah Kabupaten Labuhanbatu dan Jalan Ahmad Yani Kelurahan Asuhan Kecamatan Saintar Timur Kota Pematang Sianta dengan korban Sri Tamika, Jismer Lumbanbatu, dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

“Dari keterangan para palaku, hasil curian dibagi secara berbeda-beda dan hasilnya di transfer kepada keluarga mereka masing-masing,” beber Martuani.

Sedangkan pelaku lainnya atas nama Jimmy yang berperan memasang paku ke mobil calon korban dan Mang No yang ikut melakukan pencurian terhadap Nasabah Bank Mandiri Rantau Parapat berhasil lolos dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Petugas menyita enam buah paku yang telah di modifikasi, 1 sepeda motor Yamaha Vixion warna biru, 1 sepeda motor Jupiter MX warna merah, 1 honda beat warna putih biru, 4 buah helm, 1 jaket warna cream. Kepada para pelaku, penyidik menjerat dengan Pasal 363 KUHPidana / Ancaman hukuman 7 (tujuh) tahun.” Pungkas Kapolda Sumut. (Gustian)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *