Anggota Komisi III DPR-RI Imbau Polda Sumut Rehab Pengguna Narkoba

oleh -31 views
Hinca Pandjaitan
Hinca Pandjaitan

Medan|MediatorPost: Bahas over kapasitas di tahanan kepolisian di lingkungan Polda Sumut,  Komisi III DPR RI ke Polda Sumatera Utara singgung kepolisian di Sumut, agar menindak bandar narkoba serta rehabilitasi alias rehab kasus para pengguna atau pemakai.

“Pertama kita kunjungan ke Polda membahas penegakan hukum, yang paling banyak tadi itu narkoba, hingga over kapasitas,” ungkap Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, usai pertemuan Kunjungan Kerja (Kunker) di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (12/11/2020).  

Kemudian Hinca menegaskan, kepada Kapolda Sumut agar menindak para bandar narkoba untuk mengurangi para pengguna narkoba yang ada di Sumut.”Tadi waktu pertemuan, saya bilang, kejar saja bandarnya, kalau penggunanya terus dikumpulin sebanyak-banyaknya, itulah yang mengakibatkan over kapasitas,” tegasnya. 

Hinca juga kemudian memberikan solusi atau saran, terhadap jajaran institusi penegak hukum di Sumut itu, agar para pengguna narkoba direhabilitas saja, namun tetap diproses secara hukum yang berlaku.

“Kalian (polisi) kan yang nuntut, kalian yang lidik, lalu rehabilitasi tapi enggak boleh dilepas diproses hukum, direhabilitasi sehingga tidak masuk ke lapas sehingga tidak over kapasitas. Karena over kapasitas ini mayoritas disebabkan kasus narkoba,” tukasnya.

Anggota DPR RI dari Partai Demokrat ini juga menjelaskan, bahwa penuhnya sel tahanan di jajaran atau lingkungan Polda Sumut itu sehubungan dengan pandemi Covid-19, sehingga kepolisian tidak bisa menyerahkan para tahanan ke Rutan (Rumah Tahanan) atau Lapas (Lembaga Pemasyarakatan). 

” Dikarenakan berkaitan dengan Covid19 juga, kepolisian tidak bisa menyerahkan ke Kejaksaan, Kejaksaan belum bisa menyerahkan ke Rutan sebelum inkrah, jadi akhirnya over kapasitas tahanan setiap di jajaran polres. Begitu juga di kejaksaan sehingga ini persoalan kita semua,” tuturnya. (totok)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *