BNN Gagalkan Sindikat Narkotika Internasiona di Medan

editor -5 views

MEDAN – Kota Medan kembali menjadi pangsa pasar yang menggiurkan dalam bisnis narkotika. Walau sudah berulang kali terjadi penangkapan, namun tidak membuat efek jera bagi bandar barang haram

Buktinya, Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama BNN Provinsi Sumatera Utara, Kanwil Bea dan Cukai Sumut, BNN Pidie Jaya menggagalkan peredaran sindikat narkotika internasional di Medan dan Bireun, Aceh.

Barang bukti, jenis sabu sebanyak 37 yang terbungkus rapi dalam kemasan teh China hijau juga ikut diamankan.

“Selain menggagalkan peredaran sindikat narkotika internasional itu, personel BNN juga mengamankan enam orang tersangka yakni MF,MR,BW,AM,RZ dan MRU,” ujar
Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Arman Depari di kantor BNN Provinsi Sumut, Senin.

Ia menyebutkan pengungkapan narkotika tersebut Sabtu (27/6) sekitar pukul 16.30 WIB, setelah sebelumnya mendapat informasi dari Puskoops Interdiksi Terpadu.

Info itu, lanjut Arman, menyebutkan, bahwa akan ada penyelundupan narkotika jenis sabu yang dibawa dari Malaysia masuk ke perairan Kuala Bireuen, Aceh. Rencananya, sambung Arman, hendak diedarkan di wilayah Aceh dan Sumut.

“Selanjutnya Tim BNN berkoordinasi dengan Kanwil Bea Cukai Aceh mengerahkan kapal patroli laut Bea Cukai BC 15021 dan BC 20011 guna memantau kapal nelayan jenis Oskadon di perairan Malaysia,” ujar Arman.

Arman mengatakan tim gabungan berhasil memantau pergerakan dua orang tersangka, dan menangkap MF dan MR di Binjai bersama barang bukti narkotika jenis sabu 29 bungkus disimpan dalam dua karung.

Hasil penyelidikan, barang bukti tersebut akan dibawa menuju Sumut dengan menggunakan kendaraan roda empat yang akan diserahterimakan kepada seseorang berada di Medan.

Berdasarkan pengembangan MF dan MR, petugas mengamankan BW dan AM, di area parkir Carrefour Plaza Jalan Gatot Subroto Medan dan hasil pengembangan dilanjutkan ke wilayah Bireuen, Aceh dan diamankan delapan bungkus narkotika jenis sabu yang disembunyikan oleh RZ di gudang milik MRU yang berada di Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

“Terhadap para tersangka dan barang bukti yang ditemukan diamankan ke kantor BNN untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” papar Arman.

Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam acara tersebut dihadiri Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari, Kepala BNN Provinsi Sumut Atrial, Kepala Kantor Bea Cukai Kanwil Sumut Oza Olavia, Kejati Sumut, dan Polda Sumut. RED-ANT

Berikan Komentar