Bupati Labuhanbatu Terancam Diinterpelasi

editor -8 views

LABUHANBATU – Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi terancam diinterpelasi atas sikapnya yang enggan mengembalikan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) kepada Yusuf Siagian.

Interpelasi itu digaungkan Fraksi PDIP DPRD Labuhanbatu. Bahkan fraksi ini akan melakukan penggalangan hak interpelasi kepada Bupati Andi Suhaimi Dalimunthe.

Sebab, Andi Suhaimi terkesan ogah mengembalikan jabatan Yusuf Siagian sebagai Sekretaris Daerah Labuhanbatu.

“Kami akan menugaskan anggota Fraksi PDI Perjungan untuk menggunakan hak bertanya (Interpelasi) kepada Bupati Labuhanbatu,” ujar Ketua DPC PDIP Labuhanbatu, Dahlan Bukhari, ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (26/6/2020).

Ketua DPRD Labuhanbatu ini juga memastikan penggunaan hak bertanya atau interpelasi itu mengacu kepada ketentuan yang berlaku.

“Tentu proses bertanya anggota DPRD itu melalui mekanisme yang berlaku di DPRD sesuai tata tertib yang ada,” jelas dia.

Sebagaimama diketahui sesuai putusan Mahkamah Agung nomor: 30PK/TUN/2020 yang dimohonkan Bupati Labuhanbatu atas perkara TUN nomor :117/G/2017/PTUN-MDN telah ditolak.

Sehingga, Bupati Andi Suhaimi Dalimunthe diwajibkan mengembalikan jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu kepada Muhammad Yusuf Siagian.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri melalui Direktur Jenderal Otonomi Daerah juga sudah melayangkan surat bernomor : 850/175/OTDA, tanggal 9 Januari 2020.

Isinya, memerintahkan Gubernur Sumatera Utara sebagai perwakilan pemerintah pusat agar memerintahkan Bupati Labuhanbatu melaksanakan putusan PTUN Medan yang telah berkekuatan hukum tetap, yakni mengembalikan jabatan Muhammad Yusuf Siagian sebagai Sekda Labuhanbatu.

Kemudian Gubernur Sumatera Utara melalui surat nomor: 800/1334/BKD/III/2020 Tanggal 10 Maret 2020 yang ditandatangani Sekda Provinsi Sumut Hj Sabrina telah memerintahkan Bupati Labuhanbatu untuk melaksanakan isi keputusan PTUN sesuai perintah Menteri Dalam Negeri. RED-MB

Berikan Komentar