Disebut tak Adil jadi Wasit Pilkada Medan 2020, Ini jawaban Ketua Bawaslu

oleh -7 views
Ketua Bawaslu Kota Medan, Payung Harahap
Ketua Bawaslu Kota Medan, Payung Harahap

Medan|MediatorPost: Jika sebelumnya Jubir Fraksi PKS DPRD Medan, Syaiful Ramadhan saat membacakan pandangan umum fraksi terhadap nota pengantar R-APBD 2021menyampaikan bahwa Bawaslu Kota Medan tebangpilih alias tak adil dalam membersihkan Alat Peraga Kampanye (APK).

Tampaknya membuat Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan Payung Harahap gerah, bahka dirinya tidak terima tudingan yang dilayangkan oleh Fraksi PKS DPRD Kota Medan, Selasa (3/10/2020).

Payung mengatakan, tudingan itu sangat tidak tepat. Apalagi saat ini dia memastikan seluruh alat peraga kampanye (APK) yang bermasalah telah ditertibkan oleh Bawaslu. “Bawaslu sejauh ini baru dua kali melakukan penertiban APK. Jadi yang masih ada hari ini adalah yang baru muncul atau dipasang setelah penertiban,” ujarnya, Selasa (3/11/2020).

Payung juga merinci, kalau tim paslon berlomba-lomba memasang APK lain dan Bawaslu tidak bisa mengetahui hal itu. “Artinya disaat dua kali dilakukan penertiban itu, bisa saja tim memasangnya kembali, sehingga tidak dapat diketahui,” ulasnya.  

Mengenai APK di Lapangan Merdeka yang banyak terpasang dari paslon nomor urut dua, dia mengakuinya. Namun, di tempat lain justru APK milik paslon nomor urut satu yang lebih banyak. “Dekat rumah saya itu APK 01 yang banyak, jadi jangan melihat hanya satu titik saja,” katanya.

Sampai hari ini diakuinya mayoritas APK yang diterbitkan adalah milik paslon nomor urut dua. Artinya, banyak APK paslon nomor urut dua yang bermasalah ditertibkan dan APK yang terpasang hari ini bervariasi.

“Jadi begini, kalau mereka keberatan silahkan sampaikan secara tertulis biar kami tindaklanjuti. Sampai hari ini tidak ada, kalau begini cara komunikasi politik mereka tidak baik,” ujarnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Fraksi PKS DPRD Medan meminta Bawaslu yang bertugas sebagai wasit dalam kontestasi Pilkada Medan agar berlaku adil.

“Petugas Panwascam se-Kota Medan selalu memberikan pemberitahuan dan peringatan kepada tim pemenangan dan tim kampanye pasangan calon, akan adanya pembersihan APK tetapi dalam pelaksanaan penurunan spanduk dan baliho terkesan tebang pilih,” ujar Jubir Fraksi PKS DPRD Medan, Syaiful Ramadhan saat membacakan pandangan umum fraksi terhadap nota pengantar R-APBD 2021.

Menurutnya, persoalan ketidaknetralan oknum petugas Panwascam terlihat di Kecamatan Medan Belawan dan Medan Marelan, seluruh APK dari salah satu pasangan calon dibersihkan akan tetapi alat peraga kampanye pasangan calon yang lain dibiarkan.

“Ini terlihat sangat jelas di lapangan Merdeka Medan yang hampir dikelilingi oleh spanduk salah satu pasangan calon kemudian disimpang Sicanang kecamatan Medan Belawan dan di jalan Platina 5 terdapat 2 spanduk salah satu pasangan calon yang tidak diturunkan oleh panwascam,” katanya. (dra)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *