Ditegur tak Bermasker, Anggota Dewan Pukul Petugas

editor -41 views

BANGGAI| Oknum anggota DPRD Banggai dilaporkan ke aparat kepolisian, gara-gara dugaan penganiayaan terhadap petugas Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir di Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Pasalnya, penganiayaan terjadi setelah anggota DPRD Banggai dari Fraksi Partai Hanura itu ditegur tak menggunakan masker.

“Benar kami sudah menerima laporan polisi oknum anggota DPRD Banggai yang berinisial SY pada Sabtu malam, yang mana kejadian itu terjadi Sabtu (29/8/) pagi di Bandar Udara Luwuk,” kata Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Pino Ary pada Minggu (30/8/2020)

Kini, lanutnya, penyidik yang menangani kasus tersebut masih mengumpulkan sejumlah barang bukti terkait laporan dugaan penganiayaan tersebut. “Laporan tersebut diterima Polisi dengan nomor LP.B/397/VIII/2020/Res Banggai tertanggal 29 Agustus 2020,” ungkapnya. 

Diketahui bahwa kejadian tersebut berawal ketika petugas AVSEC bandara bernama Muhammad Ridwan, melakukan pemeriksaan terhadap orang dan kendaraan yang memasuki wilayah Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir.

Menurutnya, kini terlapor atau pelaku dugaan penganiayaan tersebut masih berada di luar kota, karena pada saat kejadian berlangsung SY sedang akan melakukan perjalanan dinas. “Terlapor masih berada di luar kota, namun informasi terakhir setelah semua barang bukti sudah terkumpul, akan dilakukan pemeriksaan. Surat pemanggilan akan dikeluarkan dalam waktu dekat ini, paling lama 2 hari pemeriksaan sudah akan dilakukan,” ucap Pino.

Sementara itu, Kasubbid Penmas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari menyampaikan bahwa kronologi kejadian itu bermula ketika Muhammad Ridwan sebagai pelapor menegur SY, karena yang bersangkutan tidak menggunakan masker.

“Kejadian itu bermula dari pintu gerbang, saat itu SY merupakan salah satu penumpang dari mobil yang berwarna hitam memasuki kawasan bandara. SY tidak terima, keluar dari dalam mobil dan memukul korban sebanyak satu kali di bagian perut,” tutur Sugeng. (BS)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *