Door…! 2 Orang Komplotan Bongkar Rumah Ditembak

editor -41 views
Tersangka Zainal Arifin dan Said Ubaidillah alias Pablo kenakan baju orange di Polsek Medan Timur
Photo: Tersangka Zainal Arifin dan Said Ubaidillah alias Pablo kenakan baju orange di Polsek Medan Timur

Medan|MediatorPost: Sial, nasib 2 orang pria komplotan spesialis bongkar ruko ini, adalah Ialah Zainal Arifin (45) dan Said Ubaidillah alias Pablo (35). Keduanya pun terpaksa harus merasakan timah panas bersarang di kaki dan dinginnya tidur di dalam jeruji besi   

Kepada kru media, Rabu (9/9/2020), Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin didampingi Kanit Reskrim AKP ALP Tambunan mengatakan, pada Rabu (8/9) pihaknya ada menangkap 2 tersangka komplotan pencuri ruko yakni, Zainal Arifin (45) dan Said Ubaidillah alias Pablo (35).

Dia merinci, kedua tersangka warga Jalan Pasar III, Gang Mesjid, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur  tesebut ditangkap, atas laporan korban, Abdullah Sembiring selaku pemilik ruko. “Korban membuat laporan dalam laporan ada yang melihat saksi membawa barang curian milik korban,” ucapnya.

Kemudian dari pengembangan laporan korban dan beberapa saksi, petugas melakukan pengejaran terhadap tersangka. “Dari informasi didapat, seorang tersangka bernama Ubai posisinya ketika itu berada di Jalan Pasar III, maka kita langsung melakukan pengejaran dan menangkapnya,” terangnya.

Setelah dilakukan introgasi, Ubai mengaku dirinya melakukan pencurian dengan temannya Pablo. “Kemudian kita dapat informasi lagi kalau, tersangka Pablo tak jauh dari lokasi penangkapan. Kita langsung melakukan penangkapan terhadap Pablo,” ucap Arifin.

Tetapi saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang curian, keduanya berupaya melawan petugas. “Sehingga anggota memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak dua kaki tersangka,” ujarnya.

Menurut Kapolsek, aksi pencurian pelaku dilakukan dengan cara mencokel pintu. Namun, sebelumnya, kedua tersangka naik ke lantai 2 dengan menggunakan tangga yang sudah disiapkan.”Melalui tangga yang disiapkan tersebut keduanya dan naik ke lantai 2 ruko milik korban,” terangnya.

Setelah berhasil naik di ruko itu, keduanya merangsek untuk mengambil keyboard dan kipas angin. “Selanjutnya barang curian itu mereka turunkan dengan cara diikat tali dan perlahan-lahan diturunkan,” ujar dia.

Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku sudah dua kali melakukan pencurian rumah. “Namun dari pengembangan yang dihimpun, kita menduga kedua tersangka sudah sering melakukannya, masih kita kembangkan lagi,” terangnya.

Sementara itu, seorang tersangka Ubai mengaku kalau hasil pencurian dipakai untuk membeli sabu. “Sebagian untuk biaya ekonomi dan sebagian beli sabu,” tandasnya. (in)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *