Fadli Zon: Kemunculan KAMI Menunjukan Bahwa Kanal Politik Macet

editor -16 views

JAKARTA| Kemunculan gerakan Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) tampaknya bagi Fadli Zon punya sisi pandang sudut politik yang positif. Selain sebagai check and balance untuk menyelematkan demokrasi, juga dinilai sebagai wujud macetnya Kanal Politik.      

“Gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) adalah gerakan untuk menyelamatkan demokrasi dari ancaman minimnya check and balance,” kata Chairman Institute for Policy Studies, Fadli Zon, kemarin.

Jauh dikatakannya, demokrasi sudah berjalan 20 tahun, namun hampir semua tuntutan rakyat saat itu kini sedang dipertentangkan lagi. Dulu rakyat menentang korupsi dan nepotisme, misalnya, namun kini korupsi dan tindakan menjurus nepotisme semakin sering terjadi.

“Jika gerakan semacam KAMI ini tidak muncul, maka demokrasi kita sebenarnya sedang berada dalam ancaman,” kata dia, kepada wartawan.

Pada saat kanal-kanal politik yang seharusnya dapat menyalurkan kegelisahan publik dianggap macet, “Maka wajar muncul para tokoh dari masyarakat mendeklarasikan KAMI,” ungkapnya menjelaskan macetnya kanal politik.  

Ia mengatakan orang-orang yang mendeklarasikan KAMI bukan berarti pihak kalah, karena demokrasi tidak mengenal kalah dan menang. Mereka yang ikut mendeklarasikan KAMI juga memiliki reputasi yang terhormat dalam pergerakan demokrasi di Indonesia dan dia menilai mereka mampu menjadi juru bicara bagi rakyat.

“Jadi, tokoh-tokoh yang mendeklarasikan KAMI kemarin bukanlah orang-orang kalah. Sebagian merupakan senior citizens yang punya reputasi terpuji. Mereka adalah orang-orang yang mewakafkan diri untuk meluruskan jalan yang bengkok. Dalam bingkai demokrasi, posisi mereka sangat terhormat,” ujar dia.

Ia mengatakan jangan sampai di masa demokrasi, justru juru bicara rakyat semakin sedikit. Sebab, itu dapat menjadikan kekuasaan akan sulit dikontrol oleh rakyat, yang telah memandatkan nya kepada para penguasa. “Bagi saya, kehadiran KAMI merupakan vitamin bagi demokrasi,” kata dia. (rep/temp).

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *