Gawat ! Sumut Nomor Wahid Pecandu Narkoba

editor -14 views

MEDAN – Pangsa pasar narkoba di Sumatera Utara (Sumut) sangat besar. Dampaknya, provinsi terbesar di Pulau Sumatera ini menjadi pecandu nomor wahid di Indonesia. Gawat…!

Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari mengatakan, saat ini di Sumut, angka penyalahgunaan narkoba mengkhawatirkan. Pecandunya masuk angka lebih dari satu juta orang menurut survei teranyar.

“Survei lalu, Sumut peringkat tiga. Tapi sekarang sudah peringkat pertama mengalahkan DKI Jakarta rangking pertama pada waktu survei lalu. Kaltim jauh lebih menurun dan juga Sumatera Selatan menduduki posisi kedua,” ujar Arman saat konferensi pers kasus penyelundupan sabu sindikat Malaysia-Aceh-Sumut, Senin di Medan.

Kata Arman, Sumut menjadi sasaran empuk para bandar, karena permintan sangat tinggi. Karenanya, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan guna memberantas peredaran narkoba.

Belum lagi, Sumut juga memiliki banyak pintu masuk khususnya dari perairan. Jalur-jalur pelabuhan tikus menjadi problem tersendiri dalam melakukan pencegahan.

“Sumut ini pasar yang terbesar di kawasan Sumatera. Sasarannya generasi millennial,” ungkap jenderal polisi ini.

Arman juga tak menafikan jika pencegahan peredaran narkoba terkendala dengan kondisi geografis di Sumatera.

“Garis pantai panjang sekali, pengawasannya saja tidak cukup untuk menempatkan personel dan alat kita,” ungkap Arman.

Bahkan dia tak menampik jika keterlibatan oknum penegak hukum dalam peredaran narkoba yang juga memperburuk kondisi.

“Satu dua kali ada keterlibatan oknum. Kalaupun tidak terlibat, berarti ada pembiaran. Tidak bertindak secara profesional. Namun yang berpengaruh, sudah kita lakukan penangkapan tapi pasarnya tidak habis. Permintaan tidak pernah turun,” tukas dia.

Arman berharap bonus demografi yang dimiliki Sumut akan mampu membangun perekonomian negara ke arah yang lebih baik agar mampu bersaing dengan dunia internasional. Bukan malah menjadi sumber peredaran narkoba yang ujungnya merusak bangsa. RED-IDNT

Berikan Komentar