Geger… Gadis Belia mau Bunuh Diri di Flay Over Jamin Ginting

oleh -24 views
Gadis Belia mengenakan baju tidur coba bunuh diri dari jembatan Fly Over Jamin Ginting
Gadis Belia mengenakan baju tidur coba bunuh diri dari jembatan Fly Over Jamin Ginting

Medan|MediatorPost: Aksi gadis belia yang nekat akan bunuh diri di Fly Over Jamin Ginting, bikin warga sekitar geger. Pengendara yang melintas pun dihentikan petugas Dinas Perhubungan Kota Medan. Minggu (8/11/2020).  

Dari rekaman video amatir yang beredar, tampak seorang gadis berdiri di tepi Flay Over jamin ginting yang menghadap kearah Simalingkar.  Gadis itu terlihat  merentangkan tangannya untuk bersiap-siap akan terjun ke jalan.

Dalam rekaman video tersebut juga terlihat, 3 pengendara sepeda motor yang melintas di fly over terlihat berhenti dan satu pengendara terlihat memutar arah mendekati gadis belia yang sedang berdiri tersebut. Perlahan-lahan namun sigap pengendara itu langsung menangkap pinggang gadis itu dan menariknya dari tepi Fly Over.   

Menurut keterangan, petugas Dishub Pemko Medan, kepada kru media, setelah pengendara sepeda motor terlihat menyelamatkan diri diri, dia langsung naik ke Fly Over. “Jadi begitu diselamatkan saya langsung ke atas,” ungkapnya.      

Setelah sampai di atas, lanjutnya, di situ sudah ada petugas Bhabinkamtibmas bersama gadis tersebut. “Di pinggir jalan itu dia (red, gadis belia yang coba bunuh diri). Dia menangis tersedu-sedu,” bebernya.

Lebih lanjut diterangkannya, wanita tersebut terlihat ketakutan dan tak melompat. “Jadi dia enggak melompat-lompat mungkin jadi bingung, karena banyak yang teriaki supaya tidak lompat, sampai akhirnya ada pengendara yang lewat langsung menariknya,” pungkasnya.

Dia juga menjelaskan, kalau Gadis Belia itu sudah diamankan dan dibawa menuju Polsek Delitua.”Kurasa banyak masalahnya itu sampai nekat mau lompat,” celutuknya.

Menurutnya, wanita tersebut berusia sekitar 20-25 tahun. “Saya melihat masih muda, sekitaran umur 20 sampai 25 tahun. Dia pakai baju tidur terang langsung naik dan berdiri di atas pinggiran trotoar,” bilang Tara

Dia juga menyebutkan kronologi awal menyaksikan kejadian percoban bunuh diri itu. “Awalnya saya bertugas di simpang pos Jalan Jamin Ginting, persisnya di bawah jembatan Fly Over. Saat itu saya mendengar warga seputaran lampu merah teriak-teriak, ada yang mau bunuh diri,” jelasnya.

Mendengar teriakan demikian itu, lanjutnya, spontan mengambil tindakan penghentian arus lalu lintas. “Saya langsung menghentikan arus lalulintas di bawah fly over, persis yang akan melintas lampu merah dari arah gunung atau berastagi,” urainya. (dra/rep).

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *