Izin Pengelolaan Pariwisata Exspired, Usut…! Dugaan Pungli Pantai Bunga

editor -21 views
Pengunjung di Lokasi Pariwisata Pantai Bunga Batubara
Pengunjung di Lokasi Pariwisata Pantai Bunga Batubara

Batubara|MediatorPost: Lokasi wisata Pantai Bunga Kabupaten Batubara mendadak jadi heboh. Pasalnya, mencuat izin pengelolaan telah exspired atau sudah habis masa berlakunya, namun tetap dilakukan kegiatan pungutan kepada para pengunjung.

Buntutnya, bikin aktifis peduli lingkungan gerah bin kepanasan hingga berujung meminta aparatur kepolisian mengusut kegiatan indikasi Pungutan Liar (Pungli), pada lokasi rekreasi lokal di Induk Pemekaran Kabupaten Asahan tersebut.

Setidaknya, hal di atas yang beraroma indikasi  pungli itu disampaikan Aktifis Mahasiswa peduli lingkungan Daniel, Senin (14/09/2020), kepada MediatorPost. “Personil Polres Batubara sudah syogianya mengusut praktek dugaan pungli di pantai tersebut,” ungkapnya.

Apalagi, jelas Daniel, izin pengelolaan Pantai Bunga sudah exspired atau habis masa berlakunya. “Artinya tindakan atau praktek pungutan yang dilakukan pihak pengelola itu diduga kuat merupakan tindakan melanggar hukum, khususnya pungli,” tandas Daniel.

Dia membeberkan, dengan habisnya izin pengelolaan pariwisata, maka lokasi tersebut secara hirararki peraturan, bukan lagi menjadi objek sebagai penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari retribusi pariwisata.

Karenanya, patut dicurigai kalau hasil pungutan yang dilakukan pengelola diduga menjadi bancakan dan tak masuk sebagai PAD. “Exspired izin tersebut bisa menjadi dalih oleh oknum pengelola untuk tidak menyetorkannya ke Dispora Batubara selaku institusi yang salahsatu tugasnya menangani lokasi pariwisata,” ketusnya.

Tak hanya itu, dengan tidak terbitnya perpanjangan izin pengelolaan tersebut, ditengarai disengaja atau ‘kongkalikong’ antara oknum di Dispora dan pengelola pariwisata untuk menjadikan retribusi sebagai indikasi bancakan.  

Oleh karena itu, kita meminta kepada Polres Batubara untuk mengusut dan menindak praktek dugaan  pungli serta memeriksa pejabat Dispora Batubara. “Usut…! dan periksa oknum petinggi Dispora dan pengelola objek pariwisata Pantai Bunga,” bilangnya tegas.

Persoalan di atas itu saat ditanyai, Kadispora Batubara Sapri berkilah. “Saya belum tau persis, nanti bersalahan pula saya menjawabnya, datang aja besok ya dek, kalo tak jumpa saya, jumpai saja Kabid Saya,” sebut Sapri menanggapi prihal informasi ekspirednya izin pengelolaan Pantai Bunga.

Sama halnya, Kasi Dispora Batubara Bhakti yang dimintai informasinya melalui chating WhatsApp juga belum menjawab. Begitu juga saat hubungi via jaringan sosial tersebut berkali-kali tak berhasil. Meski muncul  tulisan Berdering dari panggilan WA namun tak tersambung. (dra).  

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *