Kualat…! Fauzi Kena Door, Pulaknya Begal Ibu Lansia

editor -4 views
Fauzi Akhmad duduk dikursi pesakitan di ruang Unit Jahtanras Polrestabes Medan
Fauzi Akhmad duduk dikursi pesakitan di ruang Unit Jahtanras Polrestabes Medan

Medan|MediatorPost: Fauzi Akhmad (22) warga Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Medan Maimun layak dicap kualat. Pulaknya parah kali, sekelas Ibu Lansia pun dijadikan korban kejahatan begalnya. Ya…! hajablah kena timahpanas personil Jatanras Reskrim Polrestabes Medan.

Setidaknya, informasi itu diperoleh, Selasa (22/09/2020) dari Tim Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Medan yang menangkap pelaku pembegalan terhadap, korban Erlina (61) warga Jalan Berlian Sari, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor.

Bermula dari laporan  ibu Lansia yang dibegal dua pria saat melintas di Jalan Ladang Ujung, Kelurahan Kedai Durian, Minggu (23/8) sekira jam 06.30 WIB. Polisi akhirnya meringkus salah satu terduga pelaku, adalah Fauzi Akhmad (22) warga Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Medan Maimun.

Pemuda itu juga dilumpuhkan dengan timah panas karena coba melarikan diri saat dibawa polisi mencari temannya. Selain itu, polisi juga mengamankan Masrina (48) warga Jalan Rahayu Ujung, Desa Sidomulyo, Kecamatan Biru-biru, yang membeli sepedamotor hasil perampokan tersebut dari Fauzi.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah H Tobing dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pelaku dan penadah ditangkap berdasarkan pengaduan Erlina, sesuai Laporan Polisi nomor: LP/930/K/VIII/SPKT/SEKTA DELTA.

Dalam pengaduannya, Erlina mengatakan, dua pria yang mencegatnya di Jalan Ladang Ujung, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Minggu (23/8/2020) jam 06.30 WIB, telah melarikan sepedamotor Honda Supra fit BK 4497 UB miliknya.

“Korban saat itu mengendarai sepeda motor. Lalu dua pelaku yang juga mengendarai sepedamotor menghentikan lalu menodongkan pisau ke arah korban. Karena takut korban mendorong sepedamotornya hingga terjatuh,” ungkap Martuasah.

Saat itu, Erlina sempat berteriak untuk meminta pertolongan warga. Namun, kedua pelaku berhasil melarikan diri membawa sepedamotor milik wanita itu.

Selain itu, petugas juga meseorang pelaku, petugas juga mengamankan seorang wanita yang menjadi penadah barang hasil curiannya tersebut.

“Setelah kejadian tersebut, korban kemudian membuat pengaduan di Polsek Delitua,” kata mantan Kapolsek Medan Baru itu.

Setelah melakukan penyelidikan selama hampir sebulan, berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh, polisi berhasil mengidentifikasi salah satu terduga pelaku adalah Fauzi Akhmad.

“Sabtu (19/9), personel mendapat informasi bahwa salah satu terduga pelaku begal sedang duduk di seputaran Jalan Badur [Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun],” jelas Martuasah.

Mendapat informasi tersebut, polisi segera bergerak ke lokasi yang disebutkan dan ternyata benar, bahwa Fauzi sedang duduk di atas sepedamotor.

“Tim kemudian melakukan penangkapan sesuai prosedur kepolisian,” lanjutnya.

Berdasarkan pengakuan Fauzi, sepedamotor milik Erlina telah dijual kepada Masrina di Kecamatan Biru-biru, seharga Rp1,2 juta. Petugas kemudian melakukan pengembangan.

“Saat dilakukan pengembangan mencari tersangka Masrina, pelaku Fauzi Akhmad berusaha melarikan diri. Personel Jahtanras akhirnya memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak ke arah kaki,” tegasnya.

Polisi kemudian berhasil mengamankan Masrina beberapa jam kemudian, tepatnya Minggu (20/9) sekira jam 04.00 Wib. Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti sebilah pisau bergagang berbentuk rajawali, handphone merk Samsung.

“Pengakuan Masrina, sepeda motor tersebut dijual ke seseorang bernama Mul yang menurut pengakuan Masrina yang bersangkutan diduga aparat,” urai alumnus Akpol 2005 itu.

Lebih lanjut dijelaskannya, Fauzi Akhmad juga mengaku telah melakukan aksi pencurian di beberapa lokasi lainnya.“Pengakuannya ada 3 kali, yakni pencurian sepedamotor di Jalan Sisingamangaraja, jambret hp di Kanal, Marendal dan jambret di Sari Rejo,” pungkas Kapolsek Medan Kota itu. (in)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *