Kuras ATM Korbannya Bermodalkan KTP, Ini dia Malingnya…!

editor -16 views
Herman pelaku pembobol ATM ditahan di Polsek Percut Seituan
Herman pelaku pembobol ATM ditahan di Polsek Percut Seituan

Medan|MediatorPost: Polsek Percutsei Tuan berhasil mengamankan 1 dari 2 pelaku pencurian alias maling uang, dengan menguras Anjungan Tunai Mandiri (ATM) korbannya melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP), berikut pelakunya…?   

Adalah Herman 1 dari 2 maling uang lewat ATM berhasil diamankan, adapun modusnya, tersangka bersama rekannya yang kini buron, terlebih dahulu mencuri dompet korban, kemudian menguras ATM dengan menebak pin melalui angka kelahiran yang tertera di KTP.

Kapolsek Percut Seituan, AKP Ricky Paripurna Atmaja mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan salah seorang warga ke Polsek Percut Seituan.

“Kepada petugas, korban membuat laporan bahwa dompet dan handphone miliknya hilang. Tak hanya itu, korban juga mengaku uang sebesar Rp2 juta yang disimpan di dalam rekening raib,” ujarnya, Kamis (15/10/2020).

Lanjut mantan Kanit Pidum Polrestabes Medan ini, begitu pihaknya mendapatkan laporan, petugas kemudian melakukan penyelidikan.

“Hasilnya, uang korban yang hilang diketahui ditarik dari salahsatu ATM di Kota Medan. Petugas kami kemudian memeriksa rekaman kamera CCTV di mana pelaku menarik uang korban,” jelasnya.

Bermodal rekaman tersebut, petugas berhasil mengantongi identitas pelaku dan menangkap tersangka Herman. 1 dari 2 orang pelaku pembobolan ATM tersebut kemudian ditangkap petugas.

Menurut pengakuan Herman kepada petugas, jelasnya, sebelum menguras uang korban di ATM, ia bersama rekannya mencuri handphone dan dompet milik korban.

Kemduian, lanjut Ricky, di dalam dompet, mereka menemukan kartu ATM milik korban dan mencoba menarik uang dengan menebak kode pinnya.

“Pelaku menebak-nebak kode pin dengan menggunakan tanggal lahir korban. Kebetulan tepat hingga korban menarik uang dari ATM sebesar Rp2 juta,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dari catatan kepolisian, pelaku merupakan seorang residivis dengan kasus percobaan pencurian. Akibat perbuatannya pelaku kini kembali mendekam di dalam penjara dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Sedangkan, rekan pelaku berinisal A masih dalam pengejaran petugas,” ungkapnya (anto)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *