Laboratorim Teknik Unimed Kebakaran, 1 Ruangan Rusak Parah

oleh -31 views
Pemadaman kebakaran berusaha memadamkan api di Laburatorium Teknik Unimed. Ist
Pemadaman kebakaran berusaha memadamkan api di Laburatorium Teknik Unimed. Ist

Medan-MediatorPost: Si Jagomerah lalap Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan (Unimed). Akibatnya satu dari lima ruangan tak dapat digunakan, kemudian untuk sementara listrik di Fakultas Teknik dipadamkan. Selasa (20/10/2020).   

Kepada, kru Media, Humas Unimed Muhammad Surip membenarkan kejadian kebakaran tersebut. “Benar laboratorium mesin yang terbakar. Ketahuannya sekira pukul 5.00 WIB, pagi oleh petugas keamanan,” ungkapnya.

Dan kemduian,  jelas Surip, api berhasil dipadamkan pukul 06.30 pagi. “ Namun Imbas dari kebakaran ini, listrik di Fakultas Teknik dipadamkan untuk sementara waktu hingga kondisi aman,” jelasnya.

Memang di laboratorium itu ada yang menjaga, sehingga kebakaran cepat ketauan. Kejadian itupun secepat dilaporkan ke pemadam kebakaran, sehingga api tidak sampai menyambar ke ruangan lain,” beber Surip.

Kemudian Surip menuturkan, kalau kejadian tersebut diduga kuat akibat adanya korsleting listrik lantaran tidak ada aktivitas rutin semenjak pandemi Covid-19. “Dari informasi petugas pemadam kebakaran, peristiwa itu diduga besar akibat korsleting listrik, karena kan tidak ada kegiatan apa-apa di ruangan tersebut,” ujarnya.

Dari kebakaran itu, jelas Surip, bahwa barang-barang yang ludes terbakar berupa alat-alat praktik mahasiswa yang biasa digunakan praktik bengkel bubut dan las. Selain itu, diketahui mobil andaliman karya mahasiswa Unimed juga ikut hangus terbakar

“Ruangan yang besar dan luasnya ada sekitar lima ruangan. Nah, yang terbakar itu ruangan di ujung, dan yang paling ujung itu khusus untuk praktik laburatorium mesin,” ungkap Surip merinci kebakaran.  

Dia menerangkan, selama pandemi ini, mahasiswa tetap adakan praktik dengan protokol kesehatan ketat dengan kapasitas 40 persen. Kejadian itu, terang Surip, diambil kebijakan  nantinya praktik mahasiswa yang biasa digunakan di ruangan tersebut akan dialokasikan ke ruangan lain.

Sedangkan untuk jumlah kerugian, terangnya, belum diketahui persis. “Kami sudah lapor ke polisi, mudah-mudahan pagi ini polisi bisa membantu, belum diketahui karena hanya praktik mahasiswa saja,” jelasnya.

“Praktik tidak ada kendala karena ruangan lain masih aman, paling hanya mengganggu aktivitas saja, mahasiswa tidak perlu khawatir, perkuliahan praktik tetap bisa dijalankan dengan baik selagi menunggu listrik hidup.Kalau sudah aman, perkuliahan akan kembali normal seperti biasa,” tukas Surip. (ting).

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *