Menangkan Gugatan, Kesultanan Deli Minta Penggarap Kosongkan Lahan Metrologi

editor -155 views
Kuasa Hukum Kesultanan Deli menunjukan 2 putusan peradilan
Kuasa Hukum Kesultanan Deli menunjukan 2 putusan peradilan

Medan-MediatorPost: Putusan peradilan perdata atas kepemilikan lahan di Jalan Metrologi Desa Sampali Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deli Serdang yang memenangkan pihak Kesultanan Deli sebagai penggugat melawan PTPN2. Kini disambut apresiatif pihak penggugat.   

Kesultanan Deli bertekad untuk mengelola lahan yang terbengkalai lama dan dikuasai PTPN2 itu. Pihak Kesultanan yang istananya di Kota Medan itu juga meminta agar penggarap di lahan tersebut untuk segera mengsongkannya.  

“Atas putusan Pengadilan Tinggi Medan, maka kami selaku Kuasa Hukum Kesultanan Deli, meminta penggarap dan PTPN2 untuk mengosongkan lahan tersebut,” kata Kesultanan Deli Tengku  Osman Amal melalui Kuasa Hukumnya Deli Syahputra Lubis SH, Jum’at (2/10).

Dia juga merinci kalau lahan yang dikuasai PTPN2 itu telah terbengkalai lama, dan selama itu pula pihak Kesultanan Deli sudah berupaya untuk memanfaatkan lahan tersebut, namun terkendala hak kepemilikan.

“Maka dengan dimenangkannya gugatan perdata hingga ke tingkat Pengadilan Tinggi Medan akan mempermudah Kesultanan Deli untuk mengelola lahan tersebut, sehingga bermanfaat,” ungkap Syahputra.

Adapun kepemilikan atas lahan yang dimenangkan melalui putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor 2 19/Pdt/2020/PT Medan tanggal 2 Juli 2020 lalu, luasnya sekira 24 hektar, terletak di jalan Metrologi, Desa Sampali Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. 

“Hak kepemilikan lahan tersebut juga sebelumnya telah dimenangkan pihak Kesultanan Deli di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam melalui keputusan Nomor 245/Pdt.2018/Pn/lbp. PN Lubuk Pakam,” ungkapnya.  

Sekedar mengingatkan, sebelumnya Kesultanan Deli atas nama Tengku Osman Amal Ganda Wahid bin Tengku Azmi Perkasa Alam menggugat PTPN II terhadap lahan di jalan Metrologi Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Propinsi Sumatera Utara.

Lokasi tersebut berbatasan dengan Kompleks Perumahan Mutiara Residence. Dalam putusan tersebut dinyatakan bahwa Kesultanan Deli selaku penggugat adalah pemilik sah atas tanah adat kebun Mabar seluas 242.100 m² atau seluas sekitar 24.21 hektar.

 Sebelah Utara berbatasan dengan jalan Metrologi pasar XII, sebelah Selatan berbatasan dengan tembok kompleks Perumahan Pancing Mas atau Mutiara Residence. Kemudian sebelah Timur berbatasan dengan jalan Trikora atau kandang lembu dan sebelah Barat berbatasan dengan jalan Selamat Ketaren ujung.

Atas putusan Pengadilan Tinggi Medan tersebut, pihak Kuasa Hukum PTPN II akan melakukan upaya Kasasi ke Mahkamah Agung. (gul)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *