Panen Lubuk Larangan, Soekirman Ajak Lanjutkan Pembangunan untuk Dongkrak Rezeki

editor -7 views
Ir H Soekirman bersama Ketua Kelompok Sumber Rezeki Marwan menyaksikan panen ikan di Lubuk Larangan Sungai Nipah Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Sergai (Dok. Rasum)
Ir H Soekirman bersama Ketua Kelompok Sumber Rezeki Marwan menyaksikan panen ikan di Lubuk Larangan Sungai Nipah Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Sergai (Dok. Rasum)

Sergai|MediatorPost: Untuk pertama kali, masyarakat Kelompok Sumber Rezeki dan Pemerintah Kabupaten Sedang Bedagai (Sergai) budidaya ikan dengan sistem Lubuk Larangan berhasil panen, dengan muaskan.

Tak dinyana, dari budidaya ikan yang terbilang uji coba namun berhasil dilakukan di Sergai itu, tepatnya di Sungai  Nipah Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Sergai. Hasilnya 86 Kg Ikan dapat dipanen dengan cara dipancing oleh warga sekitar.

Keberhasilan itupun, membuat Bupati Sergai non aktif, H Ir Soekirman memberikan apresiasi, dan mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan potensi alam agar dapat mendongkrak perekeonmian alias rezeki dan tambahan mata pencaharian.

Soekirman yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, pola budidaya ikan yang digagas oleh masyarakat melalui Kelompok Sumber Rezeki ini, adalah pola-pola yang harus ditiru dan dilanjutkan. “Apalagi ini berpeluang meningkatkan perekenomian masyarakat,” katanya, Senin (11/10/2020).  

Oleh karena itu, kita harus bersama-sama menggali potensi alam lainnya .  “Ayolah kita bersama melanjutkan pembangunan di Sergai ini, ini salahsatu pola bersama-sama memanfaatkan sumberdaya alam guna meningkatkan rezeki,” ungkap Bupati non aktif itu. 

Alhamdulillah, sambungnya, gagasan masyarakat yang diwakili Kelompok Sumber Rezeki bekerjasama dengan Pemkab Sergai telah mendapatkan hasilnya yang nyata untuk tambahan penghasilan.

Kalau saat ini kita sudah memulai langkah baru dalam pola budidaya ikan, di masa depan Sungai Sei Nipah akan kita tingkatkan lagi, dan dibangun menjadi obyek wisata desa di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Marilah bersama melanjutkan pembangunan itu, ” tegas Soekirman.

Sementara, Marwan selaku Ketua Kelompok Sumber Rezeki dikesempatan  itu mengatakan, 4 bulan lalu, pihaknya bersama Bupati Sergai Ir H Soekirman (kini nonaktif) dan Dinas Kelautan dan Perikanan Sergai, melakukan budidaya ikan dengan pola Lubuk Larangan.  Waktu itu bibit ikan mas kami tabur di Sungai Nipah,” ungkap

Budidaya ikan dengan pola Lubuk Larangan tersebut, selain menjaga ekosistem sungai, juga dapat menambah penghasilan bagi masyarakat setempat. “Alhamdulillah, hari ini kami bisa memanen benih ikan yang ditabur 4 bulan lalu,” imbuh pemilik Rumah Makan Singgalang itu.

Dia menjelaskan, dari pola budidaya ikan itu, hasilnya sekitar 86 kg diangkat dengan cara dipancing oleh sebanyak 60 pemancing lokal yang ikut meramaikan panen ikan di Lubuk Larangan Sungai Nipah. “Setelah berhasil panen perdana ini, selanjutnya kembali akan ditabur benih ikan mas di tempat sama dengan jumlah yang lebih banyak, sehingga 4 bulan lagi dapat dipanen kembali,” terangnya.

Terpisah petugas Diskanla Sergai Feri mengatakan, pelihara ikan dengan sistem Lubuk Larangan akan sangat menguntungkan. Air yang mengalir membuat ikan cepat besar dan jumlah pakannya juga bisa ditekan karena adanya pakan alami dari plankton yang ada di Sungai Nipah. (rasum)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *