Parah…Cewek ½ Abad Pakai Sabu, Digelandanglah oleh Polsek Kota Pinang

editor -12 views
Tersangka pelaku pemakai sabu SRN dtahan Polsek Kota Pinang
Tersangka pelaku pemakai sabu SRN dtahan Polsek Kota Pinang

Labusel|MediatorPost: Parah kali, cewek yang umurnya pun nyaris setengah abad (½), masih juga makai sabu,  ikut ‘pesta-pestaan’ pulak di rumah kosong, kena intip warga lah. Sialnya pun kena tangkap alias  digelandang Polsek Kota Pinang.

Adapun pelaku pemakai sabu itu, yakni, Siti Roniah Nasution (SRN) umur 40, warga Kampung Bedagai Kelurahan Kota Pinang Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), ditangkap Polsek Kota Pinang sedang memakai sabu di sebuah rumah kosong.

“Atas laporan warga, wanita pemakai sabu, SRN, 40, kita tangkap, pada Jumat (25/09) di Kampung Makmur, persisnya di rumah kosong, sekira pukul 23.00 WIB, ,” kata Kapolsek Kota Pinang Sameon Sembiring melalui Kanit Reskrim Ipda Gumawan Sinurat, Senin (28/09/2020).   

Dijelaskannnya, penangkapan itu berawal dari laporan warga bahwa di rumah kosong tersebut sedang dilangsungkan pesta sabu. “Begitu tim unit reskrim kita  mendapatkan laporan, langsung meluncur ke TKP dan melakukan penggrebekan,” jelasnya.

Dari penggrebekan itu, berhasil dibekuk satu orang pelaku, adalah SRN yang kesehariannnya berjualan atau pedangan keliling. Sedangkan pelaku lainnya keburu kabur. “Kini kasusnya sedang dalam pengembangan untuk mengejar pelaku-pelaku lainnya,” tandas Kanit itu.  

Dari pengembangan kasus, diketahui pelaku membeli sabu di rumah Irfan, yang lokasinya persis di belakang Rumah Tahanan (Rutan) Kota Pinang. “Namun ketika dilakukan penggrebekan di rumah itu,  Irfan tak ditemukan, diduga informasi bocor dari pelaku lainnya yang melarikan diri,” terangnya.     

Barang bukti yang diamankan, berupa 1 bungkus plastic klip bening berisi sabu-sabu, 1 kaca pirek bekas bakar yang masih ada sabu-sabunya, 1 buah bong dan 1 buah mancis warna merah yang ada jarumnya. (Nhb).

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *