Penolakan tak Terbitkan Dissenting Opinion, Soekirman-Tengku Ryan Lapor Bawaslu

editor -56 views
Soekirman danTengku Ryan Novandi usai mendaftarkan sengketa pilkada di kantor Bawaslu Sergai
Photo: Soekirman danTengku Ryan Novandi usai mendaftarkan sengketa pilkada di kantor Bawaslu Sergai

Sergai|MediatorPost: Setelah 2 kali pendaftaran Bakal Pasangan Calon (Bapaslon)Bupati dan Wakil Bupati Sergai Ir H Soekirman-Tengku M Ryan Novandi tak diterima KPUD Sergai, persisnya pada tanggal 4 dan 6 September 2020.  Kini bergulir ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Tak main-main, bapaslon petahana yang menempuh sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tersebut membongkar kejanggalan KPUD Sergai sebagai penyelenggara pilkada. Di antaranya tidak diterimanya pendaftaran bapaslon tersebut, tak disertai berita acara penolakan.

“Putusan KPUD Sergai tak disertai berita acara yang berkasnya meliputi dissenting opinion, yakni berupa pendapat mayoritas ataupun pendapat yang berbeda dari komisioner,” kata Jonizar SH saat menampingi bapaslon petahana mendaftarkan gugatan sengketa pilkada di kantor Bawaslu Sergai, Rabu (9/9/2020).

Hadir tokoh pemekaran Sergai H OK David Purba dampingi bapaslon petahana, yang diterima Komisioner Bawaslu  Divisi Penyelesaian Sengketa Abner Sinaga tersebut, di Kantor Bawaslu Sergai, Desa Firdaus, Kecamatan Seirampah.

Bawaslu Diminta Perintahkan KPUD Sergai Terima Pendaftaran  

Lebih lanjut Jonizar SH kepada sejumlah awak media menyampaikan, pihaknya datang ke Bawaslu membawa permohonan yang terkait dengan sengketa pilkada, dari apa yang telah diputuskan KPUD Sergai.

Menurutnya, yang menjadi obyek sengketa adalah berita acara pengembalian berkas pendaftaran Bapaslon Soekirman-Tengku Ryan oleh KPUD Sergai.

“Di malam tanggal 6 September lalu, kita sudah meminta berita acara penolakan karena tidak mungkin lagi diperbaiki. Tapi KPU Sergai tidak mengeluarkan berita acara penolakan. Jadi yang menjadi obyek sengketa kali ini adalah berita acara pengembalian berkas yang dianggap tidak memenuhi syarat,” ungkapnya.

Sebut Jonizar bahwa beberapa poin yang di petitum (hal yang dimohonkan penggugat untuk dikabulkan) dalam permohonan ke Bawaslu adalah agar Bawaslu memerintahkan KPU Sergai untuk menerima pendaftaran Bapaslon H Soekirman-Tengku Ryan Novandi.

Pengurus DPD PAN Sergai dan B1KWK Sah

Selanjutnya,  meminta agar Bawaslu menyatakan B1KWK atau keputusan dukungan DPP PAN dan pengurus DPD PAN Sergai yang sah adalah yang tertanggal 3 September 2020.

“Dan terakhir, meminta melalui Bawaslu agar memerintahkan KPU Sergai untuk melaksanakan semua perintah-perintah yang tertuang dalam petitum permohonan sengketa pemilu ini,” pungkas Jonizar sembari menunjukkan bukti penerimaan laporan dari Bawaslu.

Sesuai regulasi, lanjut Jonizar, KPU Sergai seharusnya menerima berkas pendaftaran Bapaslon Soekirman-Tengku Ryan Novandi, karena dalam tahapan-tahapan sebagaimana petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) yang sudah dikeluarkan KPU RI, ada tahapan verifikasi berkas.

“Harusnya, KPU Sergai menerima dan ada verifikasi berkas ke DPP Parpol pengusung. Jadwal terkait Juknis dan Juklak terkait hal tersebut sudah dikeluarkan KPU RI. Makanya, kejanggalan-kejanggalan ini kita laporkan ke Bawaslu agar dapat diselesaikan disengketa Pemilu,” imbuhnya.

Harapannya proses pengaduan akan berlanjut nantinya dengan proses pemeriksaan berkas sekaligus penyelesaian-penyelesaian melalui mediasi dan proses penyelesaian lainnya.

Sementara Soekirman berharap demokrasi dapat ditegakkan di Kabupaten Sergai. Karena menurutnya, saat ini baru tahap pendaftaran. Dan dirinya juga merupakan Bapaslon yang diusung oleh Parpol yang sah dan juga diusung oleh kepengurusan Parpol PAN Sergai yang syah sesuai dengan yang ditetapkan DPP PAN.

Sebagai bupati petahana, Soekirman merasa sangat kecewa terhadap KPU Sergai, karena baru pada tahap mendaftar sudah menjadi masalah.

“Mudah-mudahan dengan situasi seperti ini, rakyat akan terbuka pikiran dan kesadarannya, untuk menjadi pemimpin itu harus mengalami banyak rintangan. Tetapi sebagai masyarakat yang sadar hukum dan peraturan, kita bawa semuanya ke jalur yang sudah ada,” harapnya.

Sementara itu  Abner Sinaga kepada awak media membenarkan adanya pengaduan dari Bapaslon Soekirman-Tengku Ryan Novandi. “Materi sengketa yang dilaporkan adalah tanda terima pengembalian berkas pendaftaran pada tanggal 6 September lalu yang dikembalikan KPU Sergai,” kata Abner.

Abner mengatakan, Bawaslu pada prinsipnya tetap menerima laporan yang disampaikan Bapaslon Soekirman dan akan memplenokannya di tataran Bawaslu Serga (rasum)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *