Pimpin Paripurna, Rahmansyah Sibarani Sepakati Rp13 Triliun KUA PPAS R-APBD Sumut 2021

oleh -75 views
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani

Medan-MediatorPost: Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani, selaku Pemimpin Rapat Paripurna tentang Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS R-APBD Tahun Anggaran (TA) 2021, di Gedung Dewan, Selasa (17/11) malam.

Bersama Gubernur Sumut dan pimpinan DPRD Sumut lainnya, dalam paripurna itu sepakati Nota Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2021, senilai Rp13 Triliun.

Dalam sambutannya, Dia mengatakan, Pemprov Sumut dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut sebelumnya telah membahasnya sejak pertengahan tahun.

“Pembahasan tersebut antara Banggar DPRD Sumut dan Pemprov Sumut sudah dimulai sejak pertengahan tahun hingga mencapai kesimpulan dan kita sepakati bersama sekarang,” kata Rahmansyah Sibarani, saat memimpin sidang.

Dia juga mengatakan, selain menandatangani Nota Kesepakatan, rapat paripurna kali ini juga dilakukan pelantikan Wakil Ketua DPRD Sumut Misno Adisyah, menggantikan Salman Alfarisi. DPRD Sumut pada agenda yang berbeda juga mengumumkan perubahan alat kelengkapan dewan.

Sementara Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi usai rapat paripurna menyatakan optimismenya terhadap proyeksi KUA-PPAS tahun 2021 dapat tercapai dan perekonomian Sumut meningkat.

“Kita optimis proyeksi pendapatan KUA-PPAS APBD TA 2021 sekitar Rp13 triliun mampu tercapai sehingga pembangunan di Sumut bisa berjalan lancar,” ungkapnya.

Selama pandemi Covid-19, jelalsnya, perekonomian Sumut sangat terdampak. “Maka, di tahun 2021 kita akan berjuang keras untuk memulihkannya dan melanjutkan pembangunan Sumut. Untuk itu, kita akan bekerja keras agar target yang telah kita bahas dengan anggota dewan tercapai,” jelas Edy Rahmayadi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Sumut triwulan III terhadap triwulan III 2019 mengalami kontraksi sebesar 2,60%. Namun bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya meningkat sebesar 3,13%. Untuk memulihkan ekonomi, Edy akan tetap fokus pada sektor lapangan kerja, pendidikan, infrastruktur, kesehatan agraria dan pariwisata.

Selanjutnya, usai kesepakatan ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beserta OPD akan menindaklanjuti dengan menyiapkan Ranperda R-APBD TA 2021. Selain itu Pemprov Sumut juga akan menyiapkan dokumen penganggaran sesuai dengan skala prioritas.

“Sesuai dengan visi dan misi Pemprov Sumut, melalui sektor-sektor tersebut dan ditindaklanjuti oleh OPD kita, sehingga pertumbuhan ekonomi Sumut bisa terus meningkat,” kata Edy Rahmayadi.

Pada rapat paripurna kali ini, Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Sumut Nirmala Siregar menyebutkan pendapatan daerah sebesar Rp13,517 triliun sedangkan belanja mencapai Rp13,749 sehingga terjadi defisit sekitar Rp232 miliar.

Sedangkan pembiayaan sebesar Rp232 miliar dan untuk penerimaan pembiayaan sebesar Rp.439 miliar. Pengeluaran pembiayaan diproyeksikan Rp.207 miliar sehingga pembiayaan netto Rp232 miliar. (dra)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *