Polsek Kota Pinang Tangkap Jurtul Togel, Bandarnya Buron

editor -131 views
Aswad juru tulis judi togel ditahan Polek Kota Pinang
Aswad juru tulis judi togel ditahan Polek Kota Pinang

Labusel|MediatorPost: Juru Tulis (Jurtul) judi Toto Gelap (Togel) berhasil ditangkap Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsekta Kotapinang, adalah NAH alias Aswad (36), warga Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang, Labusel, selaku  .

Sementara Irianto Eka Yuda Tumanggor alias Anto (37), warga Lingkungan Kampung Kristen, Kelurahan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) sebagai bandar judi togel lolos dari kejaran, namun masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolsek Kotapinang, Kompol S Sembiring, kepada awak media melalui pesan selular, Jumat (2/10) siang membenarkan, kalaup pihaknya ada menangkap NAH

Dijelaskannya, NAH ditangkap personil Polsekta Kotapinang, pimpinan Kanit Reskrim Ipda Gunawan Sinurat SH MH, Selasa (29/9), sekitar pukul 22.00 WIB, di Gang Rambutan, Dusun Simpang IV, Desa Sisumut.

“Penangkapan itu dilakukan menyusul informasi masyarakat yang resah karena adanya praktek perjudian ilegal ditempat itu,” tandas Kapolsek.

Kapolsekta menyebutkan, kepada petugas NAH mengaku menjual angka tebakan judi togel dan KIM sejak 3 bulan yang lalu. NAH direkrut bandar Irianto Eka Yuda Tumanggor alias Anto (37 thn).

Setiap berlangsungnya judi toto gelap jenis kim itu, tersangka menyetorkan uang hasil penjualan tebakan angka itu kepada Anto.

“Omset tersangka dalam 1 putaran perhari Rp 500.000, dan tersangka memperoleh penghasilan sebesar 25 % setiap putaran  perhari dari bandar,” jelasnya.

Dia merinci, dari tersangka petugas mengamankan barang bukti berupa 1 unit HP merek Vivo, 1 unit HP merek Samsung lipat, uang tunai Rp 90.000, 1 lembar struk pengiriman uang tunai senilai Rp 1.300.000, kepada bandar yang  bernama Irianto Eka Yuda Tumanggor alias Anto.

Selanjutnya, ketika petugas melakukan pengembangan untuk mencari Anto di Kampung Kristen, Anto tidak ditemukan. “Saat ini Anto dimasukkan dalam Daftar Pebcarian Orang (DPO),” tambah nya. (Nhb)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *