Pungli Armada PT Lonsum di Batubara, Jukir dan Komplotannya Dipolisikan

editor -12 views
Surat Komplain PT PP Lonsum Indonesia di Batubara
Surat Komplain PT PP Lonsum Indonesia di Batubara

Batubara|MediatorPost: Pemungutan retribusi parkir yang telah beralih kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Batubara, guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tampaknya membuat sebahagian Juru Parkir (Jukir) dan kroni-kroninya gerah.

Bahkan parahnya, jukir dan yang selama ini ditengarai menikmati hasil pengutipan parkir di lingkungan PT PP Lonsum (London Sumatra) Indonesia Dolok Palm Oil Mill di Batubara tak terima, hingga nekat bikin keributan dan meresahkan pihak perusahaan swasta asing tersebut.

Terbukti, PTPP Lonsum Indonesia di Batubara menerbitkan surat, yang cukilannya mohon penertiban dan ditujukan kepada perusahaan BUMD selaku pemegang kewenangan memungut retribusi parkir.  

Wal hasil, nekatnya jukir dan kroninya itupun bakal berdampak buruk dan berurusan dengan hukum, soalnya mau dipolisikan oleh pihak PT Pembangunan Batra Berjaya (PBB) yang merupakan perusahaan BUMD Batubara dan diberi kewenangan pemungut retribusi parkir itu.

“Apa yang dilakukan jukir dan kroninya di PT PP Lonsum Indonesia di Batubara itu sudah melampaui batas dan terang-terangan melanggar hukum,” kata Direktur Operasional PT PBB Drs Syarkowi Hamid menyikapi keresahan PT PP Lonsum Indonesia di Batubara itu, Selasa (29/09/2020)

Untuk persoalan pemungutan retribusi parkir di lingkungan PT PP Lonsum Indonesia di Batubara itu ribetnya sudah seperti benangkusut. “Kami melihat ada ketidakwajaran hasil kutipan jukir dengan retribusi yang disetorkan untuk PAD Batubara, sehingga kami mengambil tindakan perubahan,” tandasnya.

Perubahan aturan dalam pengutipan parkir untuk jukir di sana, tentulah membuat mereka yang selama ini nyaman menikmati hasilnya merasa terganggu. “Namun demi mendongkrak PAD dari retribusi parkir, apapun akan dilakukan termasuk melaporkan mereka kepolisi,” tegasnya.

Pemerintah tak boleh kalah dengan preman apalagi jukir liar, “Besok (red-30 September 2020) kami akan secara resmi melaporkan jukir liar dan kroni-kroninya di sana,” ungkap salahsatu pentolan di BUMD itu.

Terlebih lagi tindakan mereka itu sudah membuat ketidak nyamanan para pelaku usaha. “Karena tindakan preman mereka itu, PT PP Lonsum Indonesia di Batubara sampai menerbitkan surat yang ditujukan ke kita,” bebernya sambil menunjukkan surat perusahaan swasta asing itu.

Adapun surat PT PP Lonsum Indonesia di Batubara itu, di kepala surat persisnya pada hal surat tersebut tertulis “Komplain transport CPO dan PK”. Surat itu sendiri tertanggal 29 September 2020.

Sedangkan dari cukilan surat tersebut, dirinci bahwa para supir armada truk PT PP Lonsum Idonesia merasa terganggu kenyamanannya dan keamanannya merasa dirugikan saat melakukan pemuatan CPO dan Kenel. (dra)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *