Seludupkan 2.475 Slop Rokok Amerika, Mualim 1 dan Karyawan Primkopad Disidangkan

editor -9 views

MEDAN -Mualim atau Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor I (KM) Bintang Mulia 2, Rio Richan Buana dan karyawan Primkopad TKBM Belawan, Walter Maringan Purba menjalani persidangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya karena menyelundupkan 2.475 slop rokok Luffman tanpa cukai.

Dalam persidangan yang berlangsung secara online yang berlangsung di Cakra 5 Rabu (24/06/20), Penuntut Umum Suheri saat membacakan dakwaan kedua terdakwa menyebutkan bahwa keduanya berusaha menyeludupkan rokok dengan menarik keuntungan tanpa harus membayar cukai.

Dalam kasus ini, Walter Maringan Purba (33), warga Jalan Lingkungan XIV Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan dan Rio Richan Buana (21), warga Jalan R Sidomulyo, Lorong Sepakat, Lingkungan XXVI, Kecamatan Medan Deli, melakukan pertemuan untuk membawa rokok asal Amerika ke Medan, Senin (10/02/20)

Kemudian Walter memberikan uang sebesar Rp30 juta untuk membeli rokok merk Luffman dari Batam selanjutnya dibawa ke Belawan, Medan, Sumut. Keesokan harinya terdakwa Rio Richan bersama anggotanya berangkat dari Pelabuhan Belawan menuju Pelabuhan Batu Ampar Batam dan sampai di Batu Ampar Batam Selasa (11/2/2020) sekira Pukul 07.00 WIB,

Terdakwa mualim I tersebut membagikan uang yang dititipkan terdakwa Walter Maringan Purba kepadanya anggotanya untuk membeli rokok Luffman tanpa cukai tersebut. Kepada M Nuh Ibrahim (mualim II KM. Bintang Mulia 2) sebesar Rp6 juta dengan 150 slop rokok Lufaman. Kepada Ramadhan selaku (ABK) sebesar Rp12 juta (300 slop), kepada Suhendra selaku (juga ABK) sebesar Rp6 juta (150 slop) dan sisanya Rp6 juta dibelikan terdakwa Rio Richan Buana sebanyak 300 slop.

Dalam pembelian rokok tersebut terdakwa Rio Richan Buana mendapatkan keuntungan Rp250 ribu per slop dari terdakwa Walter Maringan Purba. Selirih rokok tanpa cukai tersebut kemudian disimpan di lubang palka KM Bintang Mulia 2 dengan ditutupi terpal berwarna biru.

Setelah menempuh perjalan dua hari, Kamis (13/2/2020) sekira pukul 11.30 WIB, kapal yang dinakodai terdakwa Rio Richan lego jangkar di perairan Bouy 4 (titik koordinat 03° 51′ 10″ LU/98° 47′ 12″ BT) Pelabuhan Belawan, Kota Medan.

Saat itu Kapal Patroli (Bea dan Cukai (BC)-15035 mendekat dan melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan KM Bintang Mulia 2. Tim patroli menemukan, sebanyak 67 karton berisikan 2.475 slop rokok Luffman tanpa cukai. Dengan rincian, 1.250 slop Luffman merah dan 1.225 slop Luffman silver.

Akibat perbuatan kedua terdakwa, kerugian negara ditimbulkan memcapai Rp391.050.000. Dengan rincian, 495.000 batang x Rp790. Untuk kasus ini keduanya dijerat pidana Pasal 54 UU No 11 Tahun 1995 tentang Cukai diubah dengan UU No 39 Tahun 2007 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dan Pasal 56 UU tentang Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Dalam kesempatan tersebut, penasihat hukum (PH) kedua terdakwa mengajukan permohonan penangguhan penahanan kedua kliennya. (AAC)

Berikan Komentar