Soal Penghuni Rutan Labuhandeli Tewas, Mencuat Gegara Overdosis

oleh -123 views
Rutan Labuhandeli
Rutan Labuhandeli

Labuhan|MediatorPost: Kematian alias tewasnya penghuni Rutan Klas II Labuhandeli, adalah M Dahri (37), Jumat (30/10/2020) yang diakibatkan penyakit Batukarang. Belakangan, menyisakan kecurigaan hingga mencuat kematian diakibatkan overdosis narkotika.   

“Kalau alm. M Dahri meninggal gara-gara penyakit Batukarang. Itu tak masuk akal, apalagi telah mendapatkan perawatan sejak 26 Oktober 2020,” ungkap salahseorang sumber di lingkungan Rutan Labuhandeli, yang namanya minta diinisialkan SC, Sabtu (31/10/2020).  

Menurut sumber, bila penyakit batukarang telah mendapatkan perawatan, terlebih 4 hari sebelum neinggal, maka sangat tipis kemungkinan penyebab meninggalnya karena penyakit tersebut. “Sangat aneh ini, syogianya keluarga mengotopsi M Dahri,” ulasnya.

Sumber itu juga menjelaskan, kalau M Dahri diduga meninggal karena overdosis narkotika. “Kecurigaan tersebut juga dilatari karena tidak adanya kejelasan pihak rutan dalam memberikan keterangan, terkait tindak pidana penghuni rutan yang meninggal itu,” bilangnya.

Dengan usia alm. M Dahri yang terbilang muda, maka tipis kemungkinan penyakit batukarang yang menyebabkannya meninggal, namun bila penghuni rutan tersebut merupakan tahanan tindak pidana narkotika. “Maka besar kemungkinan atau diduga meninggal karena overdosis narkotika,” cuitnya.  

Untuk diketahui, Kepala Rutan Labuhandeli, Nimrot Sihotang yang dikonfirmasi wartawan melalui Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Jamarlen Saragih SH, Jumat malam, membenarkan kematian penghuni rutan.

Disebutkan, karena mengalami sakit nyeri pada bagian tubuhnya, dengan riwayat penyakit batu karang sejak tanggal 26 Oktober 2020, M Dahri dirujuk ke salah satu rumah sakit swasta di Medan untuk menjalani perawatan.

Namun pada Jumat pagi, penghuni Rutan Labuhan Deli itu dikabarkan meninggal dunia.

Pihak Rutan Labuhan Deli juga mengaku tidak mengingat apakah M Dahri merupakan penghuni rutan terkait kasus narkoba atau tindak pidana tertentu lainnya. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. (rep)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *