Sosiaisasi Pilkada, KPU Kota Medan Yakin Partisipasi Pemilih Meningkat

oleh -17 views
Komisioner KPU Medan Rinaldi Khoir
Komisioner KPU Medan Rinaldi Khoir

Medan|MediatorPost: Sejumlah sosialisasi Pilkada Kota Medan 2020 telah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Bahkan dalam sosialisasi itu, KPU sudah melibatkan sekitar 50 lembaga kemasyarakatan.

Hal itu dikatakan, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara KPU Medan M Rinaldi Khair, Jumat (30/10/2020). Dilanjutkannya, sosialisasi tersebut menggandeng berbagai organisasi dan lembaga dengan target peserta dari beragam kalangan.

Dengan gencarnya sosialisasi dilakukan, harap Rinalid, tingkat partisipasi pemilih pada pilkada 2020 akan meningkat dibanding pilkada 2015 lalu. “Banyak sudah sosialisasi dilakukan dan ini akan terus berjalan sampai 5 Desember ke depan,” ujarnya.

Rinaldi juga merinci, target partisipasi pemilih secara nasional adalah sebesar 75 persen. Namun KPU Kota Medan menargetkan target realistis tingkat partisipasi pemilih lebih tinggi dibanding pilkada 2015. “Meski target nasional 75 persen, itu tetap akan kita patuhi. Tapi setidaknya target realistis kami (tingkat partisipasi pemilih) jauh lebih tinggi dari pilkada sebelumnya,” katanya.

Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Medan di tengah pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara khususnya KPU. Apalagi Pilkada Medan pada 2015 lalu tingkat partisipasi masyarakat hanya 25 persen.

Dia juga menjelaskan, apatisme dan pandemi Covid-19 diprediksi akan mempengaruhi tingkat partisipasi pemilih. Namun, selama sosialisasi dilakukan, animo masyarakat cukup tinggi. Sehingga diprediksi tingkat partisipasi pemilih lebih tinggi.

“Animo masyarakat juga cukup tinggi dan lumayan. Bahkan banyak yang ingin membuat pertemuan-pertemuan lanjutan. Makanya kita sih optimis bahwa partisipasi pemilih akan jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya,” ujarnya.

Kedua pasangan calon (paslon), kata dia, juga menjadikan hal tersebut sebagai perhatian khusus. “Artinya kedua paslon harus lebih bekerja keras untuk mensosialisasikan visi misinya. Maka, kami yakin partisipasi akan lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Salah satu indikatornya akurasi data pemilih,” ujarnya.

Rinaldi juga menambahkan, persoalan masyarakat takut datang ke TPS karena Covid-19 bukan lagi menjadi alasan. Karena saat ini, masyarakat Kota Medan sudah benar-benar menjalani kehidupan new normal.

“Masyarakat sudah tidak khawatir lagi dia berada di manapun dan mendatangi kawasan mana pun. Yang penting kan tetap pakai masker dan jaga jarak,” ungkapnya. (in)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *