Ssst….! Nyabu dan Bawa Cewek, 2 Pejabat Ditangkap Polrestabes Medan

editor -707 views
oknum pejabat
oknum pejabat

Medan|MediatorPost: Kabar mengagetkan datang dari salahsatu lingkungan hotel di Kota Medan. Apa tidak…!, 2 pejabat bersama 2 cewek yang disyaki mau ‘Indehoi’ di hotel bintang 3 itu, namun keburu ditangkap Polrestabes bersama barangbukti narkoba.

Adalah masing-masing RS dan ZK, 2 oknum pejabat yang berbeda tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten di salahsatu Provinsi Aceh, bersama 2 cewek dan 2 supirnya ikut dicokok oleh institusi penegak hukum paling wahid di Kota Medan itu.

Setidaknya hal itu diperoleh dari keterangan salahseorang pengunjung hotel di seputaran jalan Gatot Subroto yang namanya minta tidak dibubuhkan diberita ini, kepada Kru MediatorPost, pada Senin (28/09/2020) dini hari.

Menurut sumber itu, kedua pejabat tersebut ditangkap pada Minggu, (9/29/09), dini hari persisnya menjelang subuh. “Mereka ditangkap Polresta Medan di salahsatu parkiran hotel bintang 3 di seputaran jalan Gatot Subroto, seusia pulang dugem dari JP Dantob di Jalan Imam Bonjol,” sebut sumber.

Pada saat ditangkap, 2 pejabat itu membawa 2 cewek dan kedapatan dari tangan mereka narkoba jenis pil estasi. “Kurasa sehabis dugem 2 orang yang duduk dikursi empuk dari duit rakyat itu, niatnya mau lanjut ‘indehoi’ dan biar tahan lama pakai pil estasi,” celutuk sumber “besungut”.  

Tak hanya itu, 2 supir dari pejabat ke dua pejabat itupun turut diangkut Polrestabes Medan. “Tapi sampai malam ini saya tak tau kelanjutannya sudah sampai di mana,” sebut sumber bernada mencari kejelasan lebihlanjut.

Sumber juga menambahkan kalau satu dari pejabat itu, belakangan diketahui bertugas sebagai Kepala Bagian Keuangan. “Ngerih kali kelakuan pejabat itu ya…! Dipercaya mengelola duit rakyat kok malam dihambur-hamburi gitu,” celoteh sumber.

Sumber juga menambahkan, disyaki kuat kalau ke 2 pejabat tesebut sebelumnya sudah dibuntuti pihak Polrestabes Medan dari tempat hiburan malam itu. “Kita yakin kalau Polrestabes Medan melakukan penangkapan, pastilah cukup bukti,” ulasnya.

Bisa jadi pejabat saat di tempat hiburan malam terseub juga sudah memakai narkoba jenis sabu maupun pil estasi, sehingga saat di test urine oleh pihak Polrestabes, pastilah positif. “Penangkapan itu pastilah tak asal-asalan, apalagi yang ditangkap pejabat negara,” ungkapnya.  

Sayangnya, terkait penangkapan itu, Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko yang dikonfirmasi via sambungan langsung seluler belum berhasil. Saat dihubungi ke nomor ponselnya yang diperoleh wartawan, meski nada panggil berdering, namun tak tersambung.

Begitu juga dihubungi via media sosial WhatsApp (WA) saat dihubungi, meski terlihat nada panggil berdering namun tak berhasil terhubung, sama halnya ketika dichating via WA dan ditanyai soal penangkapan ke 2 pejabat itu. Sampai berita ini naik tayang belum berbalas. (anto)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *