Staf RS di Tapanuli Palsukan Hasil Tes Covid-19

editor -5 views

TAPANULI TENGAH – Dua oknum aparatur sipil negara (ASN) staf rumah sakit dan seorang perawat nekat memalsukan surat hasil rapid test coronavirusdisease 2019 (Covid-19). Akibatnya mereka ditangkap polisi.

Kepada wartawan, Senin (29/6), Kasubag Humas Poldasu, Iptu R Sormin membenarkan penangkapan itu.

Namun, kata Sormin, kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Tapanuli Tengah (Tapteng). Sebab dugaan pemalsuan rapid test dilakukan di wilayah Tapteng

Penangkapan itu, jelas Sormin, dilakukan Sat Reskrim Polres Sibolga. Kedua oknum yang ditangkap itu, pria berinisial MAP (30) perawat Klinik Yakin Sehat dan seorang wanita berinisial EWT (49) ASN staf di Rumah Sakit Umum (RSU) Pandan Tapanuli Tengah.

“Dugaan pemalsuan tersebut dilakukan di Sibuluan Nalambok Kecamatan Sarudik Tapanuli Tengah,” ujarnya.

Penangkapan berawal saat polisi mendapat informasi perihal ditemukannya surat hasil rapid test diduga palsu di Pelabuhan Penyeberangan ASP Kota Sibolga.

Sat Reskrim Polres Sibolga lalu melakukan penyelidikan. Pada Sabtu, 27 Juni 2020, petugas mengamankan seorang wanita berinisial EWT di Jalan SM Raja Kelurahan Pancuran Dewa Kecamatan Sibolga Sambas Kota Sibolga.

Saat dilakukan interogasi, EWT mengaku telah melakukan pemalsuan tersebut bersama rekannya MAP.

Selanjutnya polisi mengamankan MAP, warga Jalan Padang Sidempuan Kelurahan Hutabalang Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah.

Barang bukti yang diamankan antara lain 52 rangkap fokotopi hasil Laboratorium Patologi Klinik, 24 rangkap surat hasil Laboratorium Patologi Klinik. Kemudian, 43 buah alat suntik bekas, 1 buah alat rapid test bekas, 2 buah alat suntik baru, 1 pasang sarung tangan karet, 2 buah tabung edta dan uang tunai Rp350.000. RED-KNC

Berikan Komentar