Tol Kuala Tanjung-Parapat Operasi

editor -7 views

MEDAN

Jalan tol sebagai fasilitas umum bertambah lagi di Provinsi Sumatera Utara.
Di akhir 2020, ruas jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat sepanjang 143,5 km diperkirakan beroperasi.

PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), yaitu BUJT konsorsium PT Hutama Karya, Jasa Marga dan PT Waskita Toll Road dan anak usahanya PT Waskita Karya, terus mengebut pembangunan jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat.

Pembangunannya membutuhkan biaya investasi sekira Rp13,4 triliun, termasuk biaya konstruksi sebesar Rp9,6 triliun.

Terhitung sejak pengoperasian di akhir 2020, jalan tol ini dipatok masa konsesi hingga 40 tahun.

Direktur Utama Hamawas, Wikumurti, mengatakan, jalan tol tersebut menghubungkan Medan maupun Kuala Tanjung dan daerah lainnya ke kawasan wisata Danau Toba. Bahkan waktu jarak tempuh Medan-Danau Toba hanya memakan waktu 1,5 jam.

Bukan saja efisiensi waktu tempuh, hadirnya tol ini dipastikan memperbanyak aksesibilitas ke destinasi wisata yang wajib dikunjungi wisatawan saat berlibur di Sumatra Utara. Wosatawan juga mempunyai banyak pilihan jalur transportasi mulai dari moda transportasi udara, laut, hingga darat.

“Jalan yang akan dilengkapi dengan tujuh buah Simpang Susun (SS) ini mendapatkan dukungan pembiayaan pemerintah guna meningkatkan tingkat kelayakan investasinya,” ujar Wikumurti dalam keterangan tertulis PT Hutama Karya yang diterima mediaonline, Sabtu (20/06/2020).

Dalam konteks ini, pihaknya berterima kasih atas dukungan sehingga pembangunan tol ini dapat berjalan sesuai rencana.

Dalam pembangunannya, tol ini dilengkapi serat fiber optic sehingga ke depan akan menjadi smart toll way berimplikasi pada pengembangan smart plantation pada lokasi perkebunan sepanjang tol dan juga pengembangan smart city. (MBD)

Berikan Komentar