Tolak RUU Omnibus Law, Seribuan Buruh Geruduk Kantor Walikota Medan

editor -39 views
Aksi seribuan buruh tergabung dalam Serikat Pekerjaan Seluruh Indonesia (SPSI) Medan di Pelataran Kantor Pemko Medan
Photo: Aksi seribuan buruh tergabung dalam Serikat Pekerjaan Seluruh Indonesia (SPSI) Medan di Pelataran Kantor Pemko Medan

Medan|MediatorPost: Seribuan Buruh dari berbagai perusahaan yang tergabung dalam Serikat Pekerjaan Seluruh Indonesia (SPSI) Medan berkumpul di depan Kantor Walikota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah pada Rabu (2/9/2020).

Para buruh itu berkumpul sejak pukul 10.39 WIB bermula dari Lapangan Merdeka Kota Medan sebagai titik kumpul. Di depan Kantor Walikota, para Buruh yang mayoritas menggunakan sepeda motor.

Sekjen PUK SPSI PT GROWTH Sumatra Suherman mengatakan bahwa pihaknya telah lima kali melangsungkan aksi turun ke jalan untuk menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law. “Kita hadir di sini untuk tetap menolak RUU Omnibus Law Klaster Ketenagakerjaan, dan kita sudah lima kali melakuan aksi ini,” ujar Suherman disela-sela aksi

Kemudian, selain menolak RUU Omnibus Law Klaster Ketenagakerjaan, mereka juga berharap akan  peningkatan dan Aktifkan kembali kegiatan ketenagakerjaan yang saat ini melempem. “Kita juga berharap agar SK DEPEKO (Dewan Pengupahan Kota) Medan oleh Walikota Medan, bayar Honor DEPEKO, dan Stop PHK semena-mena dengan alasan Covid-19,” sebutnya.

Massa aksi diterima Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi  didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kota Medan Khairul Syahnan dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Hannalore Simanjuntak di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Medan.  

“Terkait penolakan RUU Omnibus Law klaster 2 bab 4, Pemko Medan akan menindaklanjutinya. Terkait honor buruh, akan diselesaikan secepatnya jadi para buruh harap bersabar,” kata Akhyar dihadapan massa aki yang diwakili Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Kota Medan Jahotman Sitanggang

Akhyar juga meminta kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Medan untuk menindaklanjuti keluhan dari para buruh. Kepada para buruh Akhyar juga mengingatkan agar selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan terutama menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Saya juga ingin mengingatkan kalian semua untuk senantiasa disiplin menjalankan protokol kesehatan terutama selalu pakai masker, saya saja yang tertib pakai masker bisa terkena wabah Virus Corona (Covid-19) apalagi orang yang tidak pakai masker, potensi tertularnya jauh lebih besar,” pesan Akhyar.

Sebelumnya, Ketua DPC KSPI Kota Medan Jahotman Sitanggang mengatakan bahwa kedatangannya bersama buruh-buruh lainnya hadir ke Kantor Wali Kota Medan menyampaikan aspirasi untuk menolak klaster 2 bab 4 yang terdapat di dalam RUU Omnibus Law.

“Kedatangan kami kesini untuk menolak point yang terdapat di dalam RUU Omnibus Law tepatnya pada klaster 2 bab 4,” kata Jahotman yang kemudian disambut Plt Walikota Medan. (anto)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *