Warga Labusel Heboh, Beredar Informasi 2 Tenaga Medis Positif Corona

editor -150 views
Puskesmas di Labusel
Puskesmas di Labusel

Labusel|MediatorPost: Warga Desa Sisumut Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mendadak heboh. Soalnya beredar informasi, 2 tenaga medis Positif Corona, namun tak terkonfirmasi ke Gugus Tugas (GT) Covid 19 Labusel.  

Buntutnya, elemen masyarakat gerah dan mengecam bahkan mencibiri, kalau Gugus Tugas (GT) Covid-19 Labusel diduga menutup-nutupi 2 tenaga medis terpapar Positif Corona yang disebut-sebut kerabat oknum pejabat di sana .      

Setidaknya, informasi yang dihimpun kru media hingga, Sabtu (04/10/2020) pagi, beredar informasi 2 tenaga medis Positif Corona, adalah berinisial Ris dan RS tarpapar positif corona

 “Tenaga medis Puskesmas Sisumut, 2 pekan yang lalu mengikuti rapid tes, namun yang dinyatakan positif lewat rapid tes tersebut adalah Ris dan RS,” kata salahsatu tenaga Percepatan Penangan Covid 19 yang namanya minta tak dituliskan di media ini.

Setelah itu, terang sumber, terhadap Ris dilakukan tes Swab dan 2 minggu kemudian hasilnya keluar serta dinyatakan positif juga, sedangkan RS, di Swab baru jumat (03/10/2020) semalam, dan hasil masih ditunggu.

Sayangnya, Kaban BPBD Labusel Khairil saat dikonfirmasi awak media, lewat pesan WA nya mengatakan jika mereka belum menerima info seputar 2 tenaga medis terpapar Positif Corona. “Belum ada info resmi dari Dinkes,” sebut Khairil singkat

Menyikapi hal itu, Ketua Pemuda Batak Bersatu (PBB) Henrik Saragih mengatakan, tidak adanya keterangan dari Kaban BPBD menunjukkan kalau Gugus Covid 19 tak terbuka soal penyebaran pandemi di Labusel.  

“Kami sangat menyesalkan tindakan Gugus Tugas (GT) Covid 19 Labusel. Tidak terbuka atas informasi penanganan Covid-19,  dan kami siap mengawasi dan memantaun hal tersebut,” tandasnya.

Selain itu Henrik Saragih juga mengatakan bila benar Gugus Tugas dan Pemerintah Labusel tidak terbuka maka PBB siap melakukan protes.

“Bila diperlukan dan sesuai undang-undang yang berlkau kita akan menggiring persoalan ini ke mejahijau . Apalagi  bila hal itu nantinya terungkap beraroma politis,” urainya.  

Dia juga menyarankan agat GT Labusel cepat tanggap terhadap warga  yang Positif Corona. “Untuk GT penanganan Covid-19 Labusel, agar cepat tanggap dan jangan menutup nutupi informasi, sehingga warga tau apa yang terjadi di sekitarnya. Apalagi pandemi ini bukan lagi rahasia, namun sudah buming,” tegas warga itu.

ementara, AM salahssoerang warga Karag Sari Sisumut yang rumahnya persis berdekatan dengan Puskesmas mengatakan, agar pemerintah menutup sementara Puskesmas tersebut, sehingga tak menimbulkan keraguan masyarakat yang kesehariannya datang berobat

“Ya seperti biasa kan bang, kalau ada yang terkena Covid-19, semua orang di sekitarnya di karantina mandiri, kita takut meluas loh bang, juga Puskesmasnya di tutup lah dulu di sterilkan, agar tidak meluas,” ungkapnya (Nbh)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *